Perbedaan Story dan Ontology Gas: Story diperdagangkan di Rp5.692 (kapitalisasi pasar Rp1,92T, volume 24 jam Rp231,18M), sedangkan Ontology Gas diperdagangkan di Rp726,65 (kapitalisasi pasar Rp345,61M, volume 24 jam Rp8,19M). Perbedaan utamanya: Story jauh lebih besar — sekitar 5,6× kapitalisasi pasar Ontology Gas, dan suplai Ontology Gas dibatasi (477,1M / 1B ONG (48%)), sedangkan Story terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Story selama 24 Hari dan Ontology Gas selama 37 Hari.
| IP | ONG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,92T | Rp345,61M |
Volume (24h) | Rp231,18M | Rp8,19M |
Suplai yang Beredar | 356,6M IP | 477,1M / 1B ONG (48%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 37 Hari |
Story adalah blockchain Layer 1 yang dirancang sebagai fondasi untuk hak kekayaan intelektual (IP) di internet. Platform ini memungkinkan para kreator untuk mendaftarkan, melisensikan, dan memonetisasi aset IP mereka secara mudah. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, Story menyediakan kerangka kerja yang transparan dan efisien untuk atribusi, lisensi, dan komersialisasi IP.
Selengkapnya di halaman IP →Ontology adalah platform blockchain yang berfokus pada identitas digital dan data. Platform ini mendukung kolaborasi cross-chain dan skalabilitas layer 2, serta menawarkan protokol identitas terdesentralisasi dan berbagi data. Ontology menggunakan model token ganda, dengan ONT dan ONG sebagai token utilitas. ONT digunakan untuk staking, sedangkan ONG digunakan untuk transaksi di dalam chain.
Selengkapnya di halaman ONG →