Perbedaan Story dan MovieBloc: Story diperdagangkan di Rp5.692 (kapitalisasi pasar Rp1,92T, volume 24 jam Rp231,18M), sedangkan MovieBloc diperdagangkan di Rp10,7 (kapitalisasi pasar Rp210,02M, volume 24 jam Rp20,49M). Perbedaan utamanya: Story jauh lebih besar — sekitar 9,1× kapitalisasi pasar MovieBloc, dan suplai MovieBloc dibatasi (19,6B / 30B MBL (66%)), sedangkan Story terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Story selama 24 Hari dan MovieBloc selama 63 Hari.
| IP | MBL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,92T | Rp210,02M |
Volume (24h) | Rp231,18M | Rp20,49M |
Suplai yang Beredar | 356,6M IP | 19,6B / 30B MBL (66%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 63 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Story adalah blockchain Layer 1 yang dirancang sebagai fondasi untuk hak kekayaan intelektual (IP) di internet. Platform ini memungkinkan para kreator untuk mendaftarkan, melisensikan, dan memonetisasi aset IP mereka secara mudah. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, Story menyediakan kerangka kerja yang transparan dan efisien untuk atribusi, lisensi, dan komersialisasi IP.
Selengkapnya di halaman IP →MovieBloc adalah platform terdesentralisasi untuk distribusi film dan konten. MBL digunakan untuk kegiatan ekonomi dalam ekosistemnya, seperti menonton konten premium, sarana kreator membayar penerjemahnya, memberi donasi untuk peserta lain, dan memberi imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman MBL →