Perbedaan Story dan Maverick Protocol: Story diperdagangkan di Rp5.692 (kapitalisasi pasar Rp1,92T, volume 24 jam Rp231,18M), sedangkan Maverick Protocol diperdagangkan di Rp170,85 (kapitalisasi pasar Rp199,36M, volume 24 jam Rp27,54M). Perbedaan utamanya: Story jauh lebih besar — sekitar 9,6× kapitalisasi pasar Maverick Protocol, dan suplai Maverick Protocol dibatasi (1,2B / 2B MAV (59%)), sedangkan Story terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Story selama 22 Hari dan Maverick Protocol selama 25 Hari.
| IP | MAV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,92T | Rp199,36M |
Volume (24h) | Rp231,18M | Rp27,54M |
Suplai yang Beredar | 356,6M IP | 1,2B / 2B MAV (59%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Story adalah blockchain Layer 1 yang dirancang sebagai fondasi untuk hak kekayaan intelektual (IP) di internet. Platform ini memungkinkan para kreator untuk mendaftarkan, melisensikan, dan memonetisasi aset IP mereka secara mudah. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, Story menyediakan kerangka kerja yang transparan dan efisien untuk atribusi, lisensi, dan komersialisasi IP.
Selengkapnya di halaman IP →Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →