Perbedaan IoTeX dan Tezos: IoTeX diperdagangkan di Rp44,12 (kapitalisasi pasar Rp411,76M, volume 24 jam Rp14,69M), sedangkan Tezos diperdagangkan di Rp4.093 (kapitalisasi pasar Rp4,49T, volume 24 jam Rp134,71M). Perbedaan utamanya: Tezos jauh lebih besar — sekitar 10,9× kapitalisasi pasar IoTeX, dan suplai IoTeX dibatasi (9,4B / 10B IOTX (95%)), sedangkan Tezos terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IoTeX selama 40 Hari dan Tezos selama 97 Hari.
| IOTX | XTZ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp411,76M | Rp4,49T |
Volume (24h) | Rp14,69M | Rp134,71M |
Suplai yang Beredar | 9,4B / 10B IOTX (95%) | 1,1B XTZ |
Typical Hold Time | 40 Hari | 97 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
IoTeX adalah platform terdesentralisasi untuk machine economics yang melayani berbagai perangkat mulai dari smart home hingga kendaraan otonom. Oleh karena itu, IoTeX telah meluncurkan blockchain yang cepat, berkinerja tinggi, dan kompatibel dengan EVM yang memberikan fleksibilitas dan skalabilitas untuk beragam aplikasi. IOTX merupakan native coin yang dapat digunakan untuk staking dan tata kelola, membayar transaksi, serta mendaftarkan perangkat baru di jaringan IoTeX.
Selengkapnya di halaman IOTX →Tezos adalah jaringan blockchain yang didasarkan pada kontrak pintar, dengan cara yang tidak terlalu berbeda dengan Ethereum. Perbedaan besarnya adalah Tezos bertujuan untuk menawarkan infrastruktur yang lebih maju — artinya dapat berkembang dan meningkat seiring waktu tanpa pernah ada bahaya hard fork. Platform open-source ini juga menyebut dirinya sebagai “aman, dapat diupgrade, dan dibuat untuk bertahan lama” — dan mengatakan bahwa bahasa kontrak cerdasnya memberikan akurasi yang diperlukan untuk kasus penggunaan bernilai tinggi.
Selengkapnya di halaman XTZ →