Perbedaan IoTeX dan eCash: IoTeX diperdagangkan di Rp44,3 (kapitalisasi pasar Rp411,76M, volume 24 jam Rp14,69M), sedangkan eCash diperdagangkan di Rp0,1202 (kapitalisasi pasar Rp2,43T, volume 24 jam Rp1,29T). Perbedaan utamanya: eCash jauh lebih besar — sekitar 5,9× kapitalisasi pasar IoTeX, dan suplai beredar IoTeX 9,4B / 10B IOTX (95%) dibanding 20,1T / 21T XEC (96%) milik eCash. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IoTeX selama 40 Hari dan eCash selama 116 Hari.
| IOTX | XEC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp411,76M | Rp2,43T |
Volume (24h) | Rp14,69M | Rp1,29T |
Suplai yang Beredar | 9,4B / 10B IOTX (95%) | 20,1T / 21T XEC (96%) |
Typical Hold Time | 40 Hari | 116 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
IoTeX adalah platform terdesentralisasi untuk machine economics yang melayani berbagai perangkat mulai dari smart home hingga kendaraan otonom. Oleh karena itu, IoTeX telah meluncurkan blockchain yang cepat, berkinerja tinggi, dan kompatibel dengan EVM yang memberikan fleksibilitas dan skalabilitas untuk beragam aplikasi. IOTX merupakan native coin yang dapat digunakan untuk staking dan tata kelola, membayar transaksi, serta mendaftarkan perangkat baru di jaringan IoTeX.
Selengkapnya di halaman IOTX →ECash (XEC) adalah versi baru dari Bitcoin Cash ABC (BCHA), yang merupakan cabang dari Bitcoin (BTC) dan Bitcoin Cash (BCH). XEC menyebut dirinya sebagai "cryptocurrency yang dirancang untuk digunakan sebagai uang elektronik." ECash secara spesifik bertujuan untuk menjadi sarana transaksi yang digunakan untuk membayar barang dan jasa.
Selengkapnya di halaman XEC →