Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sumber Sinergi Makmur Tbk. (IOTF) vs Mizuho Leasing Indonesia Tbk. (VRNA)

Sumber Sinergi Makmur Tbk.Trading
Mizuho Leasing Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sumber Sinergi Makmur Tbk. dan Mizuho Leasing Indonesia Tbk.: Sumber Sinergi Makmur Tbk. diperdagangkan di Rp53 (kapitalisasi pasar 280,39 M, volume 24 jam 8,19 jt), sedangkan Mizuho Leasing Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp74 (kapitalisasi pasar 426,55 M, volume 24 jam 817,9 rb). Perbedaan utamanya: Mizuho Leasing Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Sumber Sinergi Makmur Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,19 jt vs 817,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IOTFVRNA
Kapitalisasi Pasar
280,39 M426,55 M
Volume
8,19 jt817,9 rb
Lot
81,95 rb8,18 rb
Perputaran
427,34 jt61,22 jt
Harga Rata-rata
52,1574,86
Nilai Transaksi
427,34 jt61,22 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
53
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,14 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IOTF
Lihat detail
VRNA
Lihat detail

Tentang Sumber Sinergi Makmur Tbk.

PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (the Company) was established based on Deed Number 88 dated May 19, 2015 of H. Zainuddin, S.H., a notary domiciled in Jakarta. The company started its commercial activities in 2015. The controlling party of the Company and the party who is the ultimate beneficial owner of the Company is Alamsyah.

Selengkapnya di halaman IOTF

Tentang Mizuho Leasing Indonesia Tbk.

PT Verena Oto Finance (the Company) was established under its original name of PT Maxima Perdana Finance base on notarial deed No.43 of Mrs Sri Nanning, S.H, dated on Jul 21, 1993. The Companys articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 32 of Fathiah Helmi, S.H., dated Mar 26, 2007, concerning among others, the change in the Companys name, increase authorized, change in par value, and increase paid-up capital.

Selengkapnya di halaman VRNA