Perbedaan IOST dan Telos: IOST diperdagangkan di Rp9,79 (kapitalisasi pasar Rp340,1M, volume 24 jam Rp62,66M), sedangkan Telos diperdagangkan di Rp532,68 (kapitalisasi pasar Rp240,67M, volume 24 jam Rp16,04M). Perbedaan utamanya: IOST lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai IOST dibatasi (34,8B / 90B IOST (39%)), sedangkan Telos terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOST selama 79 Hari dan Telos selama 7 Hari.
| IOST | TLOS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp340,1M | Rp240,67M |
Volume (24h) | Rp62,66M | Rp16,04M |
Suplai yang Beredar | 34,8B / 90B IOST (39%) | 451M TLOS |
Typical Hold Time | 79 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
IOST menggambarkan dirinya sebagai jaringan dan ekosistem blockchain yang "sangat cepat," sepenuhnya matang, dan terdesentralisasi dengan node serta dompetnya sendiri, dan berbasis protokol konsensus "generasi berikutnya" yang dijuluki "proof-of-believability".
Selengkapnya di halaman IOST →Telos adalah blockchain Layer-1 berperforma tinggi yang mengutamakan skalabilitas, keamanan, dan kegunaan di dunia nyata. Dengan infrastruktur yang kompatibel dengan EVM, pengembang dapat menjalankan DApp berbasis Ethereum secara lebih cepat dan murah. TLOS adalah token utilitas asli untuk biaya gas, staking, dan tata kelola.
Selengkapnya di halaman TLOS →