Perbedaan IOST dan Starknet: IOST diperdagangkan di Rp12,33 (kapitalisasi pasar Rp419,87M, volume 24 jam Rp94,99M), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp524,34 (kapitalisasi pasar Rp3,45T, volume 24 jam Rp434,25M). Perbedaan utamanya: Starknet jauh lebih besar — sekitar 8,2× kapitalisasi pasar IOST, dan suplai IOST dibatasi (34,2B / 90B IOST (38%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOST selama 78 Hari dan Starknet selama 73 Hari.
| IOST | STRK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp419,87M | Rp3,45T |
Volume (24h) | Rp94,99M | Rp434,25M |
Suplai yang Beredar | 34,2B / 90B IOST (38%) | 6,6B STRK |
Typical Hold Time | 78 Hari | 73 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
IOST menggambarkan dirinya sebagai jaringan dan ekosistem blockchain yang "sangat cepat," sepenuhnya matang, dan terdesentralisasi dengan node serta dompetnya sendiri, dan berbasis protokol konsensus "generasi berikutnya" yang dijuluki "proof-of-believability".
Selengkapnya di halaman IOST →StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →