Perbedaan IOST dan SubQuery Network: IOST diperdagangkan di Rp9,81 (kapitalisasi pasar Rp339,2M, volume 24 jam Rp62,7M), sedangkan SubQuery Network diperdagangkan di Rp11,56 (kapitalisasi pasar Rp32,83M, volume 24 jam Rp6,53M). Perbedaan utamanya: IOST jauh lebih besar — sekitar 10,3× kapitalisasi pasar SubQuery Network, dan suplai IOST dibatasi (34,8B / 90B IOST (39%)), sedangkan SubQuery Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOST selama 79 Hari dan SubQuery Network selama 3 Hari.
| IOST | SQT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp339,2M | Rp32,83M |
Volume (24h) | Rp62,7M | Rp6,53M |
Suplai yang Beredar | 34,8B / 90B IOST (39%) | 3,3B SQT |
Typical Hold Time | 79 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
IOST menggambarkan dirinya sebagai jaringan dan ekosistem blockchain yang "sangat cepat," sepenuhnya matang, dan terdesentralisasi dengan node serta dompetnya sendiri, dan berbasis protokol konsensus "generasi berikutnya" yang dijuluki "proof-of-believability".
Selengkapnya di halaman IOST →SubQuery adalah jaringan desentralisasi yang memberikan infrastruktur dan alat penting bagi pengembang aplikasi Web3. Jaringan SubQuery memudahkan pengembang membangun dan mengembangkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) dengan menyediakan rangkaian solusi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SQT →