Perbedaan IOST dan MyShell: IOST diperdagangkan di Rp12,32 (kapitalisasi pasar Rp419,87M, volume 24 jam Rp94,99M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp370,15 (kapitalisasi pasar Rp150,97M, volume 24 jam Rp68,02M). Perbedaan utamanya: IOST jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai beredar IOST 34,2B / 90B IOST (38%) dibanding 409,1M / 1B SHELL (41%) milik MyShell. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOST selama 78 Hari dan MyShell selama 20 Hari.
| IOST | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp419,87M | Rp150,97M |
Volume (24h) | Rp94,99M | Rp68,02M |
Suplai yang Beredar | 34,2B / 90B IOST (38%) | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 78 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
IOST menggambarkan dirinya sebagai jaringan dan ekosistem blockchain yang "sangat cepat," sepenuhnya matang, dan terdesentralisasi dengan node serta dompetnya sendiri, dan berbasis protokol konsensus "generasi berikutnya" yang dijuluki "proof-of-believability".
Selengkapnya di halaman IOST →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →