Perbedaan IOST dan Scallop: IOST diperdagangkan di Rp12,37 (kapitalisasi pasar Rp421,5M, volume 24 jam Rp95,58M), sedangkan Scallop diperdagangkan di Rp167,56 (kapitalisasi pasar Rp26,28M, volume 24 jam Rp9,37M). Perbedaan utamanya: IOST jauh lebih besar — sekitar 16× kapitalisasi pasar Scallop, dan suplai beredar IOST 34,2B / 90B IOST (38%) dibanding 163,5M / 250M SCA (66%) milik Scallop. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOST selama 78 Hari dan Scallop selama 13 Hari.
| IOST | SCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp421,5M | Rp26,28M |
Volume (24h) | Rp95,58M | Rp9,37M |
Suplai yang Beredar | 34,2B / 90B IOST (38%) | 163,5M / 250M SCA (66%) |
Typical Hold Time | 78 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
IOST menggambarkan dirinya sebagai jaringan dan ekosistem blockchain yang "sangat cepat," sepenuhnya matang, dan terdesentralisasi dengan node serta dompetnya sendiri, dan berbasis protokol konsensus "generasi berikutnya" yang dijuluki "proof-of-believability".
Selengkapnya di halaman IOST →Scallop adalah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) canggih yang dibangun di atas blockchain Sui. Protokol ini menawarkan berbagai layanan finansial, termasuk pinjaman, peminjaman, automated market making (AMM), dan manajemen aset. Dikembangkan oleh Scallop Labs dengan tim ahli di bidang DeFi, keamanan siber, dan fintech, Scallop didukung oleh investor ternama seperti CMS Holdings, 6th Man Ventures, KuCoin Labs, dan Mysten Labs. Selain itu, Scallop menjadi proyek DeFi pertama yang menerima hibah resmi dari Sui Foundation, menegaskan kualitas institusional dan fitur keamanannya yang kuat.
Selengkapnya di halaman SCA →