Perbedaan IOST dan Osmosis: IOST diperdagangkan di Rp12,31 (kapitalisasi pasar Rp419,87M, volume 24 jam Rp94,99M), sedangkan Osmosis diperdagangkan di Rp615,71 (kapitalisasi pasar Rp481,2M, volume 24 jam Rp43,75M). Perbedaan utamanya: IOST dan Osmosis berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar IOST 34,2B / 90B IOST (38%) dibanding 781M / 1B OSMO (79%) milik Osmosis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOST selama 78 Hari dan Osmosis selama 21 Hari.
| IOST | OSMO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp419,87M | Rp481,2M |
Volume (24h) | Rp94,99M | Rp43,75M |
Suplai yang Beredar | 34,2B / 90B IOST (38%) | 781M / 1B OSMO (79%) |
Typical Hold Time | 78 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
IOST menggambarkan dirinya sebagai jaringan dan ekosistem blockchain yang "sangat cepat," sepenuhnya matang, dan terdesentralisasi dengan node serta dompetnya sendiri, dan berbasis protokol konsensus "generasi berikutnya" yang dijuluki "proof-of-believability".
Selengkapnya di halaman IOST →Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →