Perbedaan IOST dan Open Gradient: IOST diperdagangkan di Rp9,77 (kapitalisasi pasar Rp339,43M, volume 24 jam Rp62,73M), sedangkan Open Gradient diperdagangkan di Rp1.636 (kapitalisasi pasar Rp349,28M, volume 24 jam Rp176,58M). Perbedaan utamanya: IOST dan Open Gradient berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar IOST 34,8B / 90B IOST (39%) dibanding 213,8M / 1B OPG (22%) milik Open Gradient. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOST selama 79 Hari dan Open Gradient selama 5 Hari.
| IOST | OPG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp339,43M | Rp349,28M |
Volume (24h) | Rp62,73M | Rp176,58M |
Suplai yang Beredar | 34,8B / 90B IOST (39%) | 213,8M / 1B OPG (22%) |
Typical Hold Time | 79 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
IOST menggambarkan dirinya sebagai jaringan dan ekosistem blockchain yang "sangat cepat," sepenuhnya matang, dan terdesentralisasi dengan node serta dompetnya sendiri, dan berbasis protokol konsensus "generasi berikutnya" yang dijuluki "proof-of-believability".
Selengkapnya di halaman IOST →OPG adalah aset native dari Open Gradient, protokol yang berfokus pada kolaborasi, koordinasi, dan pertukaran nilai di sekitar model AI serta output yang dihasilkan AI. Ekosistem ini menggabungkan infrastruktur blockchain dan kecerdasan buatan untuk mendukung partisipasi terdesentralisasi dalam pengembangan, penerapan, dan pemanfaatan teknologi AI.
Selengkapnya di halaman OPG →