Perbedaan IOST dan Terra: IOST diperdagangkan di Rp9,79 (kapitalisasi pasar Rp338,02M, volume 24 jam Rp59,58M), sedangkan Terra diperdagangkan di Rp759,82 (kapitalisasi pasar Rp539,02M, volume 24 jam Rp69,13M). Perbedaan utamanya: Terra lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai IOST dibatasi (34,8B / 90B IOST (39%)), sedangkan Terra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOST selama 79 Hari dan Terra selama 82 Hari.
| IOST | LUNA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp338,02M | Rp539,02M |
Volume (24h) | Rp59,58M | Rp69,13M |
Suplai yang Beredar | 34,8B / 90B IOST (39%) | 710M LUNA |
Typical Hold Time | 79 Hari | 82 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
IOST menggambarkan dirinya sebagai jaringan dan ekosistem blockchain yang "sangat cepat," sepenuhnya matang, dan terdesentralisasi dengan node serta dompetnya sendiri, dan berbasis protokol konsensus "generasi berikutnya" yang dijuluki "proof-of-believability".
Selengkapnya di halaman IOST →Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →