Perbedaan IOST dan Story: IOST diperdagangkan di Rp12,33 (kapitalisasi pasar Rp419,87M, volume 24 jam Rp94,99M), sedangkan Story diperdagangkan di Rp5.692 (kapitalisasi pasar Rp1,92T, volume 24 jam Rp231,18M). Perbedaan utamanya: Story jauh lebih besar — sekitar 4,6× kapitalisasi pasar IOST, dan suplai IOST dibatasi (34,2B / 90B IOST (38%)), sedangkan Story terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOST selama 78 Hari dan Story selama 22 Hari.
| IOST | IP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp419,87M | Rp1,92T |
Volume (24h) | Rp94,99M | Rp231,18M |
Suplai yang Beredar | 34,2B / 90B IOST (38%) | 356,6M IP |
Typical Hold Time | 78 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
IOST menggambarkan dirinya sebagai jaringan dan ekosistem blockchain yang "sangat cepat," sepenuhnya matang, dan terdesentralisasi dengan node serta dompetnya sendiri, dan berbasis protokol konsensus "generasi berikutnya" yang dijuluki "proof-of-believability".
Selengkapnya di halaman IOST →Story adalah blockchain Layer 1 yang dirancang sebagai fondasi untuk hak kekayaan intelektual (IP) di internet. Platform ini memungkinkan para kreator untuk mendaftarkan, melisensikan, dan memonetisasi aset IP mereka secara mudah. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, Story menyediakan kerangka kerja yang transparan dan efisien untuk atribusi, lisensi, dan komersialisasi IP.
Selengkapnya di halaman IP →