Perbedaan io.net dan LayerZero: io.net diperdagangkan di Rp2.044 (kapitalisasi pasar Rp788,08M, volume 24 jam Rp389,71M), sedangkan LayerZero diperdagangkan di Rp14.324 (kapitalisasi pasar Rp5,18T, volume 24 jam Rp311,06M). Perbedaan utamanya: LayerZero jauh lebih besar — sekitar 6,6× kapitalisasi pasar io.net, dan suplai beredar io.net 381,5M / 800M IO (48%) dibanding 364M / 1B ZRO (37%) milik LayerZero. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan io.net selama 34 Hari dan LayerZero selama 13 Hari.
| IO | ZRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp788,08M | Rp5,18T |
Volume (24h) | Rp389,71M | Rp311,06M |
Suplai yang Beredar | 381,5M / 800M IO (48%) | 364M / 1B ZRO (37%) |
Typical Hold Time | 34 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
io.net, sebelumnya ANTBIT, memanfaatkan jaringan komputasi terdesentralisasi yang didukung oleh Solana dan Aptos untuk memberi para insinyur machine learning akses ke cluster cloud terdistribusi. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan seperti ketersediaan yang terbatas, pilihan yang buruk, dan tingginya biaya yang terkait dengan akses GPU di cloud publik.
Selengkapnya di halaman IO →LayerZero adalah protokol interoperabilitas blockchain yang menghubungkan berbagai blockchain untuk mendukung pengembangan aplikasi dan token omnichain. LayerZero menggunakan endpoint on-chain yang tidak dapat diubah dan Security Stack, memastikan pesan yang aman dan bebas sensor di berbagai jaringan blockchain.
Selengkapnya di halaman ZRO →