Perbedaan io.net dan Celestia: io.net diperdagangkan di Rp2.002 (kapitalisasi pasar Rp765,51M, volume 24 jam Rp400,7M), sedangkan Celestia diperdagangkan di Rp5.591 (kapitalisasi pasar Rp5,13T, volume 24 jam Rp250,35M). Perbedaan utamanya: Celestia jauh lebih besar — sekitar 6,7× kapitalisasi pasar io.net, dan suplai io.net dibatasi (381,5M / 800M IO (48%)), sedangkan Celestia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan io.net selama 34 Hari dan Celestia selama 48 Hari.
| IO | TIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp765,51M | Rp5,13T |
Volume (24h) | Rp400,7M | Rp250,35M |
Suplai yang Beredar | 381,5M / 800M IO (48%) | 919,9M TIA |
Typical Hold Time | 34 Hari | 48 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
IO saat ini diperdagangkan di Rp2.004 dengan sinyal teknis bearish yang kuat dari moving averages (13 sinyal jual, 0 beli). Token berada di zona support kritis di bawah pivot point Rp2.028, dengan market cap Rp769,25 juta dan supply beredar 48%. RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound, namun momentum jual masih dominan.
Outlook jangka pendek bearish dengan risiko turun ke support Rp1.801. Peluang rebound ada di zona oversold RSI, namun investor perlu waspada volatilitas tinggi dan sinyal jual yang kuat. Risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas di market cap kecil.
TIA saat ini diperdagangkan pada Rp5.591 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (18 sinyal jual vs 1 beli). Posisi harga berada di antara support S1 (Rp5.442) dan resistance R1 (Rp5.607) dengan market cap Rp5,13T. RSI 6 menunjukkan kondisi oversold (21.59) namun moving averages memberikan sinyal bearish konsisten. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan.
Outlook keseluruhan bearish dengan tekanan jual dominan. Peluang muncul dari kondisi oversold RSI jangka pendek yang mungkin memicu rebound teknis. Risiko utama adalah kelanjutan tren turun menuju support lebih rendah (S2 Rp5.342, S3 Rp5.277) dan volatilitas tinggi khas crypto. Investor perlu waspada terhadap rendahnya likuiditas dan tekanan jual berkelanjutan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
io.net, sebelumnya ANTBIT, memanfaatkan jaringan komputasi terdesentralisasi yang didukung oleh Solana dan Aptos untuk memberi para insinyur machine learning akses ke cluster cloud terdistribusi. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan seperti ketersediaan yang terbatas, pilihan yang buruk, dan tingginya biaya yang terkait dengan akses GPU di cloud publik.
Selengkapnya di halaman IO →Celestia (TIA) adalah jaringan blockchain modular pertama yang memungkinkan siapa pun untuk dengan mudah menjalankan blockchain mereka sendiri dengan biaya minimal. Celestia berkembang dengan memikirkan ulang arsitektur blockchain dari awal. Celestia adalah blockchain minimal yang memisahkan pelaksanaan dari konsensus dengan memperkenalkan primitif baru, yaitu sampel ketersediaan data.
Selengkapnya di halaman TIA →