Perbedaan io.net dan Bittensor: io.net diperdagangkan di Rp2.044 (kapitalisasi pasar Rp788,08M, volume 24 jam Rp389,71M), sedangkan Bittensor diperdagangkan di Rp3.625.486 (kapitalisasi pasar Rp40,77T, volume 24 jam Rp1,81T). Perbedaan utamanya: Bittensor jauh lebih besar — sekitar 51,7× kapitalisasi pasar io.net, dan suplai beredar io.net 381,5M / 800M IO (48%) dibanding 11,2M / 21M TAO (54%) milik Bittensor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan io.net selama 34 Hari dan Bittensor selama 43 Hari.
| IO | TAO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp788,08M | Rp40,77T |
Volume (24h) | Rp389,71M | Rp1,81T |
Suplai yang Beredar | 381,5M / 800M IO (48%) | 11,2M / 21M TAO (54%) |
Typical Hold Time | 34 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
io.net, sebelumnya ANTBIT, memanfaatkan jaringan komputasi terdesentralisasi yang didukung oleh Solana dan Aptos untuk memberi para insinyur machine learning akses ke cluster cloud terdistribusi. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan seperti ketersediaan yang terbatas, pilihan yang buruk, dan tingginya biaya yang terkait dengan akses GPU di cloud publik.
Selengkapnya di halaman IO →Bittensor adalah protokol open-source yang menggerakkan jaringan machine learning terdesentralisasi berbasis blockchain. Model machine learning dilatih secara kolaboratif dan diberi reward dalam TAO sesuai dengan nilai informasi yang mereka tawarkan secara kolektif. TAO juga memberikan akses eksternal, memungkinkan pengguna untuk mengekstrak informasi dari jaringan sambil menyesuaikan aktivitasnya sesuai kebutuhan mereka.
Selengkapnya di halaman TAO →