Perbedaan io.net dan Taiko: io.net diperdagangkan di Rp2.895 (kapitalisasi pasar Rp1,06T, volume 24 jam Rp331,11M), sedangkan Taiko diperdagangkan di Rp1.405 (kapitalisasi pasar Rp283,4M, volume 24 jam Rp131,84M). Perbedaan utamanya: io.net jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Taiko, dan suplai beredar io.net 365,5M / 800M IO (46%) dibanding 201,9M / 1B TAIKO (21%) milik Taiko. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan io.net selama 33 Hari dan Taiko selama 6 Hari.
| IO | TAIKO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,06T | Rp283,4M |
Volume (24h) | Rp331,11M | Rp131,84M |
Suplai yang Beredar | 365,5M / 800M IO (46%) | 201,9M / 1B TAIKO (21%) |
Typical Hold Time | 33 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
io.net, sebelumnya ANTBIT, memanfaatkan jaringan komputasi terdesentralisasi yang didukung oleh Solana dan Aptos untuk memberi para insinyur machine learning akses ke cluster cloud terdistribusi. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan seperti ketersediaan yang terbatas, pilihan yang buruk, dan tingginya biaya yang terkait dengan akses GPU di cloud publik.
Selengkapnya di halaman IO →Taiko adalah ZK-Rollup setara Ethereum yang sepenuhnya open-source dan permissionless, dirancang untuk men-scalekan Ethereum secara native. Platform ini menawarkan pengalaman serupa Ethereum sambil menjaga desentralisasi penuh—siapa pun dapat menjalankan node, proposer, atau prover Taiko tanpa kontrol terpusat. Taiko memanfaatkan Ethereum block builders untuk menyusun blok dan transaksi, mendesentralisasi set sequencer sekaligus mewarisi keamanan dan jaminan liveness dari layer dasar. Jaringan ini mendukung lebih dari 100 proyek di berbagai sektor, termasuk DeFi, Gaming, media sosial, infrastruktur, dan tooling.
Selengkapnya di halaman TAIKO →