Perbedaan io.net dan SUPRA: io.net diperdagangkan di Rp2.891 (kapitalisasi pasar Rp1,05T, volume 24 jam Rp331,74M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3,75 (kapitalisasi pasar Rp122,97M, volume 24 jam Rp4,72M). Perbedaan utamanya: io.net jauh lebih besar — sekitar 8,5× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai beredar io.net 365,5M / 800M IO (46%) dibanding 32,5B / 100B SUPRA (33%) milik SUPRA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan io.net selama 33 Hari dan SUPRA selama 15 Hari.
| IO | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,05T | Rp122,97M |
Volume (24h) | Rp331,74M | Rp4,72M |
Suplai yang Beredar | 365,5M / 800M IO (46%) | 32,5B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 33 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
io.net, sebelumnya ANTBIT, memanfaatkan jaringan komputasi terdesentralisasi yang didukung oleh Solana dan Aptos untuk memberi para insinyur machine learning akses ke cluster cloud terdistribusi. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan seperti ketersediaan yang terbatas, pilihan yang buruk, dan tingginya biaya yang terkait dengan akses GPU di cloud publik.
Selengkapnya di halaman IO →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →