Perbedaan io.net dan MVL: io.net diperdagangkan di Rp2.889 (kapitalisasi pasar Rp1,05T, volume 24 jam Rp339,34M), sedangkan MVL diperdagangkan di Rp16,38 (kapitalisasi pasar Rp472,56M, volume 24 jam Rp1,47M). Perbedaan utamanya: io.net jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar MVL, dan suplai beredar io.net 365,5M / 800M IO (46%) dibanding 27,8B / 30B MVL (93%) milik MVL. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan io.net selama 33 Hari dan MVL selama 53 Hari.
| IO | MVL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,05T | Rp472,56M |
Volume (24h) | Rp339,34M | Rp1,47M |
Suplai yang Beredar | 365,5M / 800M IO (46%) | 27,8B / 30B MVL (93%) |
Typical Hold Time | 33 Hari | 53 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
IO saat ini diperdagangkan di Rp2.893 dengan kapitalisasi pasar Rp1,06 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish dari moving averages dan ADX meskipun RSI netral. Token berada di zona support kritis dengan sirkulasi 46% dari total supply 800 juta IO. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko turun menuju support Rp2.575. Peluang rebound terbatas pada breakout di atas resistance Rp3.055. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan dari sinyal teknis negatif.
Token MVL menunjukkan kapitalisasi pasar Rp472,56 juta dengan supply yang hampir maksimal (93% beredar). Hold time rata-rata 53 hari mengindikasikan holding pattern jangka menengah. Tanpa data harga terkini, analisis teknis terbatas pada metrik dasar tokenomics.
Outlook: Potensi terbatas karena supply hampir penuh, namun stabilitas holding memberikan dasar. Risiko utama: volatilitas tinggi khas crypto, likuiditas rendah, dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem blockchain MVL.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
io.net, sebelumnya ANTBIT, memanfaatkan jaringan komputasi terdesentralisasi yang didukung oleh Solana dan Aptos untuk memberi para insinyur machine learning akses ke cluster cloud terdistribusi. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan seperti ketersediaan yang terbatas, pilihan yang buruk, dan tingginya biaya yang terkait dengan akses GPU di cloud publik.
Selengkapnya di halaman IO →MVL, yang merupakan singkatan dari Mobility Value Lab, adalah proyek inovatif yang menggabungkan bidang mobilitas dan teknologi blockchain. Tujuan utamanya adalah membagikan nilai data di antara seluruh peserta ekosistemnya. Integrasi ini dilakukan melalui berbagai protokol blockchain yang dirancang untuk meningkatkan pengembangan layanan mobilitas.
Selengkapnya di halaman MVL →