Perbedaan io.net dan Mask Network: io.net diperdagangkan di Rp2.907 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp289,01M), sedangkan Mask Network diperdagangkan di Rp7.188 (kapitalisasi pasar Rp726,21M, volume 24 jam Rp190,2M). Perbedaan utamanya: io.net lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar io.net 365,5M / 800M IO (46%) dibanding 100M / 100M MASK (100%) milik Mask Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan io.net selama 33 Hari dan Mask Network selama 23 Hari.
| IO | MASK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,08T | Rp726,21M |
Volume (24h) | Rp289,01M | Rp190,2M |
Suplai yang Beredar | 365,5M / 800M IO (46%) | 100M / 100M MASK (100%) |
Typical Hold Time | 33 Hari | 23 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
IO saat ini diperdagangkan di Rp2.893 dengan kapitalisasi pasar Rp1,06 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish dari moving averages dan ADX meskipun RSI netral. Token berada di zona support kritis dengan sirkulasi 46% dari total supply 800 juta IO. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko turun menuju support Rp2.575. Peluang rebound terbatas pada breakout di atas resistance Rp3.055. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan dari sinyal teknis negatif.
Mask Network menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp7.151, tepat di level pivot point. RSI 6 menunjukkan kondisi oversold (29.85) sementara moving averages memberikan sinyal jual dominan. Token telah mencapai sirkulasi penuh 100 juta MASK dengan market cap Rp709,56 juta. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juni 2026.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan resistensi kuat di Rp7.234. Peluang rebound ada dari level support Rp6.880, namun risiko volatilitas tinggi mengingat volume trading rendah dan sentiment netral. Investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan exposure regulasi crypto di Indonesia.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
io.net, sebelumnya ANTBIT, memanfaatkan jaringan komputasi terdesentralisasi yang didukung oleh Solana dan Aptos untuk memberi para insinyur machine learning akses ke cluster cloud terdistribusi. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan seperti ketersediaan yang terbatas, pilihan yang buruk, dan tingginya biaya yang terkait dengan akses GPU di cloud publik.
Selengkapnya di halaman IO →Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →