Perbedaan io.net dan JOE: io.net diperdagangkan di Rp2.891 (kapitalisasi pasar Rp1,06T, volume 24 jam Rp331,11M), sedangkan JOE diperdagangkan di Rp507,53 (kapitalisasi pasar Rp231,15M, volume 24 jam Rp81,17M). Perbedaan utamanya: io.net jauh lebih besar — sekitar 4,6× kapitalisasi pasar JOE, dan suplai beredar io.net 365,5M / 800M IO (46%) dibanding 457,2M / 500M JOE (92%) milik JOE. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan io.net selama 33 Hari dan JOE selama 31 Hari.
| IO | JOE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,06T | Rp231,15M |
Volume (24h) | Rp331,11M | Rp81,17M |
Suplai yang Beredar | 365,5M / 800M IO (46%) | 457,2M / 500M JOE (92%) |
Typical Hold Time | 33 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
io.net, sebelumnya ANTBIT, memanfaatkan jaringan komputasi terdesentralisasi yang didukung oleh Solana dan Aptos untuk memberi para insinyur machine learning akses ke cluster cloud terdistribusi. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan seperti ketersediaan yang terbatas, pilihan yang buruk, dan tingginya biaya yang terkait dengan akses GPU di cloud publik.
Selengkapnya di halaman IO →JOE adalah token native dari Trader Joe, sebuah bursa terdesentralisasi di blockchain Avalanche (AVAX). Trader Joe menawarkan berbagai layanan DeFi, termasuk pertukaran, staking, dan yield farming. Sejak diluncurkan pada Juni 2021, bursa ini telah mengalami pertumbuhan pesat, menarik lebih dari $4 miliar dalam total nilai terkunci. Trader Joe mengutamakan pendekatan berbasis komunitas dan menekankan inovasi, kecepatan, dan keamanan. Platform ini bertujuan untuk memberikan pengalaman DeFi yang komprehensif dan mengintegrasikan produk baru tanpa mengorbankan keamanan. Trader Joe memiliki peta jalan ambisius yang fokus pada pertumbuhan pemegang token, dengan rencana untuk peningkatan staking, daftar bursa NFT, kolateralizasi token JOE, dan perdagangan dengan leverage pada tahun 2021.
Selengkapnya di halaman JOE →