Perbedaan Inspect dan STBL: Inspect diperdagangkan di Rp10,84 (kapitalisasi pasar Rp7,66M, volume 24 jam Rp3,14M), sedangkan STBL diperdagangkan di Rp414,83 (kapitalisasi pasar Rp289,22M, volume 24 jam Rp41,9M). Perbedaan utamanya: STBL jauh lebih besar — sekitar 37,8× kapitalisasi pasar Inspect, dan suplai beredar Inspect 798,4M / 1B INSP (80%) dibanding 700M / 10B STBL (8%) milik STBL. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Inspect selama 16 Hari dan STBL selama 7 Hari.
| INSP | STBL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp7,66M | Rp289,22M |
Volume (24h) | Rp3,14M | Rp41,9M |
Suplai yang Beredar | 798,4M / 1B INSP (80%) | 700M / 10B STBL (8%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Inspect adalah suite protokol Layer 2 untuk Bittensor, dirancang untuk memungkinkan aktivitas finansial yang skalabel di TAO. Inspect menghadirkan ekosistem produk terkoordinasi—TaoFlow (yield + leverage), Substrike (mining pools), NeuralGate (akses lintas-chain), dan taoUSD (likuiditas stablecoin)—untuk mendukung pengguna, agen, dan protokol yang membangun di atas AI terdesentralisasi. Inspect menjembatani AI, modal, dan komunitas untuk mengaktifkan aktivitas ekonomi nyata di sekitar TAO.
Selengkapnya di halaman INSP →STBL adalah protokol stablecoin terdesentralisasi yang memisahkan jaminan aset dunia nyata menjadi stablecoin yang dapat digunakan (USST) dan NFT penghasil imbal hasil (YLD), dengan tata kelola melalui token STBL. Arsitektur tiga tokennya membedakan fungsi likuiditas, imbal hasil, dan governance. Didukung oleh Treasury dan dana pasar uang yang ditokenisasi, protokol ini menekankan transparansi serta tata kelola berbasis komunitas.
Selengkapnya di halaman STBL →