Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) vs Kabelindo Murni Tbk (KBLM)

Indonesian Paradise Property TbkTrading
Kabelindo Murni TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesian Paradise Property Tbk dan Kabelindo Murni Tbk: Indonesian Paradise Property Tbk diperdagangkan di Rp705 (kapitalisasi pasar 7,88 T, volume 24 jam 538,7 rb), sedangkan Kabelindo Murni Tbk diperdagangkan di Rp290 (kapitalisasi pasar 324,8 M, volume 24 jam 41,8 rb). Perbedaan utamanya: Indonesian Paradise Property Tbk jauh lebih besar — sekitar 24,3× kapitalisasi pasar Kabelindo Murni Tbk, dan Indonesian Paradise Property Tbk lebih aktif diperdagangkan (538,7 rb vs 41,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INPPKBLM
Kapitalisasi Pasar
7,88 T324,8 M
Volume
538,7 rb41,8 rb
Lot
5,39 rb418
Perputaran
379,61 jt12,06 jt
Harga Rata-rata
704,67288,52
Nilai Transaksi
379,61 jt12,06 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
705294
Volume Ekuilibrium Indikatif
1171

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INPP
Lihat detail
KBLM
Lihat detail

Tentang Indonesian Paradise Property Tbk

PT. Indonesia Paradise Property Tbk (the Company) was established under the name of PT Penta Karsa Lubrindo based on Notarial Deed No. 96 dated June 14, 1996 of Buntario Tigris Darmawa, NG, S.H., CN., and was amended of Rachmat Santoso, S.H., Public Notary in Jakarta. The Company is an Indonesia-based company engaged in the property sector, hotel operation, general contractor and general trading. The Company's hotel is located in Bali, Indonesia.

Selengkapnya di halaman INPP

Tentang Kabelindo Murni Tbk

PT Kabelindo Murni Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 71 dated October 11, 1979 of Fredrik Alexander Tumbuan, S.H. PT Kabelindo Murni Tbk manufactures cable and cable fittings using raw materials such as polyethylene and heat shrinkable materials tubes. Installed production capacity has reached 26,000 tons of power cables and 1,330,000 Km pair of telephone cables.

Selengkapnya di halaman KBLM