Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Artha Graha Internasional Tbk. (INPC) vs Damai Sejahtera Abadi Tbk. (UFOE)

Bank Artha Graha Internasional Tbk.Trading
Damai Sejahtera Abadi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Artha Graha Internasional Tbk. dan Damai Sejahtera Abadi Tbk.: Bank Artha Graha Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp139 (kapitalisasi pasar 2,8 T, volume 24 jam 1,38 jt), sedangkan Damai Sejahtera Abadi Tbk. diperdagangkan di Rp141 (kapitalisasi pasar 405,76 M, volume 24 jam 73 rb). Perbedaan utamanya: Bank Artha Graha Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 6,9× kapitalisasi pasar Damai Sejahtera Abadi Tbk., dan Bank Artha Graha Internasional Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,38 jt vs 73 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INPCUFOE
Kapitalisasi Pasar
2,8 T405,76 M
Volume
1,38 jt73 rb
Lot
13,82 rb730
Perputaran
193,17 jt10,26 jt
Harga Rata-rata
139,75140,51
Nilai Transaksi
193,17 jt10,26 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
139141
Volume Ekuilibrium Indikatif
1611

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INPC
Lihat detail
UFOE
Lihat detail

Tentang Bank Artha Graha Internasional Tbk.

PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (“the Bank”) initially was established under the name of PT Inter-Pacific Financial Corporation based on notarial deed No. 12 dated September 7, 1973 of Bagijo, SH, substitute notary of Eliza Pondaag, SH, Notary in Jakarta. PT Bank Inter Pacific, Tbk is a joint venture bank that for the previous period of 20 years operated as Non Bank Financial Institution (NBFI) and went public in August 1990.

Selengkapnya di halaman INPC

Tentang Damai Sejahtera Abadi Tbk.

PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (the Company) was established in Surabaya based on Notarial Deed No. 46 of Setiawati Sabarudin, S.H., Notary in Surabaya, dated January 29, 2004. The Company’s immediate parent company is PT Damai Sejahtera Lestari, which is ultimately owned by Mr. Pudji Harianto and Mr. Poedji Harixon.

Selengkapnya di halaman UFOE