Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Artha Graha Internasional Tbk. (INPC) vs Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA)

Bank Artha Graha Internasional Tbk.Trading
Sumber Tani Agung Resources TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Artha Graha Internasional Tbk. dan Sumber Tani Agung Resources Tbk: Bank Artha Graha Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp134 (kapitalisasi pasar 2,64 T, volume 24 jam 1,83 jt), sedangkan Sumber Tani Agung Resources Tbk diperdagangkan di Rp1.015 (kapitalisasi pasar 11,01 T, volume 24 jam 3,22 jt). Perbedaan utamanya: Sumber Tani Agung Resources Tbk jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Bank Artha Graha Internasional Tbk., dan Sumber Tani Agung Resources Tbk lebih aktif diperdagangkan (3,22 jt vs 1,83 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INPCSTAA
Kapitalisasi Pasar
2,64 T11,01 T
Volume
1,83 jt3,22 jt
Lot
18,32 rb32,17 rb
Perputaran
245,33 jt3,25 M
Harga Rata-rata
133,941.009,78
Nilai Transaksi
245,33 jt3,25 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1341.015
Volume Ekuilibrium Indikatif
72372

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INPC
Lihat detail
STAA
Lihat detail

Tentang Bank Artha Graha Internasional Tbk.

PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (“the Bank”) initially was established under the name of PT Inter-Pacific Financial Corporation based on notarial deed No. 12 dated September 7, 1973 of Bagijo, SH, substitute notary of Eliza Pondaag, SH, Notary in Jakarta. PT Bank Inter Pacific, Tbk is a joint venture bank that for the previous period of 20 years operated as Non Bank Financial Institution (NBFI) and went public in August 1990.

Selengkapnya di halaman INPC

Tentang Sumber Tani Agung Resources Tbk

PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (the Company) (formerly PT Sinarlika Portibijaya Plantation) was established on July 31, 1993 based on the Notarial Deed No. 189 of Reny Helena Hutagalung, S.H., Notary in Medan. The Company has operated its palm oil processing factory since May 2010.

Selengkapnya di halaman STAA