Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Artha Graha Internasional Tbk. (INPC) vs Pulau Subur Tbk. (PTPS)

Bank Artha Graha Internasional Tbk.Trading
Pulau Subur Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Artha Graha Internasional Tbk. dan Pulau Subur Tbk.: Bank Artha Graha Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp134 (kapitalisasi pasar 2,64 T, volume 24 jam 1,83 jt), sedangkan Pulau Subur Tbk. diperdagangkan di Rp140 (kapitalisasi pasar 299,12 M, volume 24 jam 1,24 jt). Perbedaan utamanya: Bank Artha Graha Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 8,8× kapitalisasi pasar Pulau Subur Tbk., dan Bank Artha Graha Internasional Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,83 jt vs 1,24 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INPCPTPS
Kapitalisasi Pasar
2,64 T299,12 M
Volume
1,83 jt1,24 jt
Lot
18,32 rb12,39 rb
Perputaran
245,33 jt171,98 jt
Harga Rata-rata
133,94138,81
Nilai Transaksi
245,33 jt171,98 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
134140
Volume Ekuilibrium Indikatif
72368

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INPC
Lihat detail
PTPS
Lihat detail

Tentang Bank Artha Graha Internasional Tbk.

PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (“the Bank”) initially was established under the name of PT Inter-Pacific Financial Corporation based on notarial deed No. 12 dated September 7, 1973 of Bagijo, SH, substitute notary of Eliza Pondaag, SH, Notary in Jakarta. PT Bank Inter Pacific, Tbk is a joint venture bank that for the previous period of 20 years operated as Non Bank Financial Institution (NBFI) and went public in August 1990.

Selengkapnya di halaman INPC

Tentang Pulau Subur Tbk.

PT Pulau Subur Tbk (the Company) was established based on Deed No. 1 of October 1, 1980 by Justin AR, S.H., notary in Palembang. The Company started its commercial operations in October 1980. PT Sekawan Kontrindo, is the parent entity of the Company. The ultimate shareholders of the Company is Mr. Abunawar.

Selengkapnya di halaman PTPS