Perbedaan Initia dan Qtum: Initia diperdagangkan di Rp985,98 (kapitalisasi pasar Rp196,78M, volume 24 jam Rp45,31M), sedangkan Qtum diperdagangkan di Rp12.462 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp111,91M). Perbedaan utamanya: Qtum jauh lebih besar — sekitar 6,7× kapitalisasi pasar Initia, dan suplai beredar Initia 200M / 1B INIT (20%) dibanding 106,1M / 107,8M QTUM (99%) milik Qtum. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Initia selama 17 Hari dan Qtum selama 68 Hari.
| INIT | QTUM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp196,78M | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp45,31M | Rp111,91M |
Suplai yang Beredar | 200M / 1B INIT (20%) | 106,1M / 107,8M QTUM (99%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 68 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Initia adalah jaringan untuk rollup yang saling terhubung, menggabungkan blockchain Layer 1 dengan sistem appchain yang dapat dikustomisasi. Framework rollup milik Initia yang bersifat opinionated memungkinkan tim pengembang membangun blockchain khusus aplikasi dengan fleksibilitas penuh, sekaligus menerapkan standar bersama di seluruh ekosistem—mewujudkan dunia multichain yang terpadu.
Selengkapnya di halaman INIT →QTUM (diucapkan "kuantum") adalah platform blockchain open-source dengan proof-of-stake (PoS) smart contract dan protokol transfer nilai. QTUM bertujuan untuk menyatukan kekuatan Bitcoin dan Ethereum dalam satu chain. Qtum dibangun di atas model transaksi UTXO Bitcoin, dengan fungsionalitas tambahan dari eksekusi smart contract dan DApps. Baru-baru ini, QTUM menambahkan dukungan untuk aplikasi DeFi. Per Maret 2021, ada lebih dari 20 token yang telah dibuat di blockchain Qtum.
Selengkapnya di halaman QTUM →