Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Royalindo Investa Wijaya Tbk. (INDO) vs Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO)

Royalindo Investa Wijaya Tbk.Trading
Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Royalindo Investa Wijaya Tbk. dan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.: Royalindo Investa Wijaya Tbk. diperdagangkan di Rp173 (kapitalisasi pasar 757,25 M, volume 24 jam 40,77 jt), sedangkan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. diperdagangkan di Rp384 (kapitalisasi pasar 11,58 T, volume 24 jam 11,67 jt). Perbedaan utamanya: Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. jauh lebih besar — sekitar 15,3× kapitalisasi pasar Royalindo Investa Wijaya Tbk., dan Royalindo Investa Wijaya Tbk. lebih aktif diperdagangkan (40,77 jt vs 11,67 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INDOSIDO
Kapitalisasi Pasar
757,25 M11,58 T
Volume
40,77 jt11,67 jt
Lot
407,67 rb116,68 rb
Perputaran
6,93 M4,49 M
Harga Rata-rata
169,97384,9
Nilai Transaksi
6,93 M4,49 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
173384
Volume Ekuilibrium Indikatif
2009,22 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INDO
Lihat detail
SIDO
Lihat detail

Tentang Royalindo Investa Wijaya Tbk.

PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 19 dated July 6, 2005 of Tse Min Suhardi, S.H., a public notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in July 6, 2005.

Selengkapnya di halaman INDO

Tentang Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (the Company) domiciled in Semarang, was established based on the Notarial deed No. 21 dated March 18 1975 made in presence of Kahirman Gondodiwirjo, S.H., Notary in Semarang. Initial venture company herbal medicine industry, stems from a domestic industry that is managed by Mrs. Rahkmat Sulistio in 1940 in Yogyakarta, assisted by three employees. A large demand for herbal medicine is more practical packaging, encouraging produced herbs in powder form. Processing of herbal medicine in 1951 moved from Yogyakarta to Semarang with a simple company was founded under the name Sido Muncul, located on Jl. Mlaten Trenggulun, Semarang. In 1970 established CV Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul. Then in 1975, business form herbal medicine industry transformed into Perseroan Terbatas under the name of PT Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul Tbk (The Company).

Selengkapnya di halaman SIDO