Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Royalindo Investa Wijaya Tbk. (INDO) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Royalindo Investa Wijaya Tbk.Trading
Maharaksa Biru Energi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Royalindo Investa Wijaya Tbk. dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Royalindo Investa Wijaya Tbk. diperdagangkan di Rp176 (kapitalisasi pasar 788,61 M, volume 24 jam 21,91 jt), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp316 (kapitalisasi pasar 2,06 T, volume 24 jam 21,08 jt). Perbedaan utamanya: Maharaksa Biru Energi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Royalindo Investa Wijaya Tbk., dan Royalindo Investa Wijaya Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,91 jt vs 21,08 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INDOOASA
Kapitalisasi Pasar
788,61 M2,06 T
Volume
21,91 jt21,08 jt
Lot
219,11 rb210,76 rb
Perputaran
3,83 M6,69 M
Harga Rata-rata
174,83317,32
Nilai Transaksi
3,83 M6,69 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
176316
Volume Ekuilibrium Indikatif
1143,21 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INDO
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Royalindo Investa Wijaya Tbk.

PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 19 dated July 6, 2005 of Tse Min Suhardi, S.H., a public notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in July 6, 2005.

Selengkapnya di halaman INDO

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA