Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Royalindo Investa Wijaya Tbk. (INDO) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Royalindo Investa Wijaya Tbk.Trading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Royalindo Investa Wijaya Tbk. dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Royalindo Investa Wijaya Tbk. diperdagangkan di Rp173 (kapitalisasi pasar 757,25 M, volume 24 jam 40,77 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.030 (kapitalisasi pasar 23,8 T, volume 24 jam 8,44 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 31,4× kapitalisasi pasar Royalindo Investa Wijaya Tbk., dan Royalindo Investa Wijaya Tbk. lebih aktif diperdagangkan (40,77 jt vs 8,44 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INDOJPFA
Kapitalisasi Pasar
757,25 M23,8 T
Volume
40,77 jt8,44 jt
Lot
407,67 rb84,36 rb
Perputaran
6,93 M17,08 M
Harga Rata-rata
169,972.024,41
Nilai Transaksi
6,93 M17,08 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1732.030
Volume Ekuilibrium Indikatif
2003,58 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INDO
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Royalindo Investa Wijaya Tbk.

PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 19 dated July 6, 2005 of Tse Min Suhardi, S.H., a public notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in July 6, 2005.

Selengkapnya di halaman INDO

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA