Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Intanwijaya Internasional Tbk (INCI) vs Surya Biru Murni Acetylene Tbk. (SBMA)

Intanwijaya Internasional TbkTrading
Surya Biru Murni Acetylene Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Intanwijaya Internasional Tbk dan Surya Biru Murni Acetylene Tbk.: Intanwijaya Internasional Tbk diperdagangkan di Rp645 (kapitalisasi pasar 133,94 M, volume 24 jam 13,9 rb), sedangkan Surya Biru Murni Acetylene Tbk. diperdagangkan di Rp106 (kapitalisasi pasar 98,57 M, volume 24 jam 568,9 rb). Perbedaan utamanya: Intanwijaya Internasional Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Surya Biru Murni Acetylene Tbk. lebih aktif diperdagangkan (568,9 rb vs 13,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INCISBMA
Kapitalisasi Pasar
133,94 M98,57 M
Volume
13,9 rb568,9 rb
Lot
1395,69 rb
Perputaran
8,97 jt59,68 jt
Harga Rata-rata
645104,9
Nilai Transaksi
8,97 jt59,68 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
105
Volume Ekuilibrium Indikatif
200

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INCI
Lihat detail
SBMA
Lihat detail

Tentang Intanwijaya Internasional Tbk

PT Intanwijaya International Tbk (the Company) formerly named as PT Intan Wijaya Chemical Industry Tbk, was established in Jakarta based on the Notarial Deed No. 64 of Jony Frederik Berthold Tumbelaka Sinjal, S.H., dated November 14, 1981.The company's business field in in the Formaldehyde and Formaldehyde Resin Industries with the capacity of 96.000 metrics tons per annum in the form of liquid and 7.000 metric tons per annum in the form of powder and Hexamine 6.000 metric tons per annum.

Selengkapnya di halaman INCI

Tentang Surya Biru Murni Acetylene Tbk.

PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (the Company) was established in Balikpapan based on Notarial Deed No. 57 of Mohamad Rasjid Umar, S.H., dated October 25, 1980. The Company started its commercial operations in 1982.

Selengkapnya di halaman SBMA