Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Intanwijaya Internasional Tbk (INCI) vs Charlie Hospital Semarang Tbk. (RSCH)

Intanwijaya Internasional TbkTrading
Charlie Hospital Semarang Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Intanwijaya Internasional Tbk dan Charlie Hospital Semarang Tbk.: Intanwijaya Internasional Tbk diperdagangkan di Rp645 (kapitalisasi pasar 133,94 M, volume 24 jam 13,9 rb), sedangkan Charlie Hospital Semarang Tbk. diperdagangkan di Rp256 (kapitalisasi pasar 715,5 M, volume 24 jam 30,64 jt). Perbedaan utamanya: Charlie Hospital Semarang Tbk. jauh lebih besar — sekitar 5,3× kapitalisasi pasar Intanwijaya Internasional Tbk, dan Charlie Hospital Semarang Tbk. lebih aktif diperdagangkan (30,64 jt vs 13,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INCIRSCH
Kapitalisasi Pasar
133,94 M715,5 M
Volume
13,9 rb30,64 jt
Lot
139306,41 rb
Perputaran
8,97 jt7,98 M
Harga Rata-rata
645260,34
Nilai Transaksi
8,97 jt7,98 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
256
Volume Ekuilibrium Indikatif
512

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INCI
Lihat detail
RSCH
Lihat detail

Tentang Intanwijaya Internasional Tbk

PT Intanwijaya International Tbk (the Company) formerly named as PT Intan Wijaya Chemical Industry Tbk, was established in Jakarta based on the Notarial Deed No. 64 of Jony Frederik Berthold Tumbelaka Sinjal, S.H., dated November 14, 1981.The company's business field in in the Formaldehyde and Formaldehyde Resin Industries with the capacity of 96.000 metrics tons per annum in the form of liquid and 7.000 metric tons per annum in the form of powder and Hexamine 6.000 metric tons per annum.

Selengkapnya di halaman INCI

Tentang Charlie Hospital Semarang Tbk.

PT Charlie Hospital Semarang, Tbk (the "Company") was established based on Deed No. 35 dated 11 February 2019, which was made before Notary Nur Hadi, SH, MKn, notary in Kendal Regency and has been approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based on Decree No. AHU-0008598.AH.01.01. Year 2019 February 11, 2019. The company started its commercial operations on September 23, 2019.

Selengkapnya di halaman RSCH