Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Intanwijaya Internasional Tbk (INCI) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

Intanwijaya Internasional TbkTrading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Intanwijaya Internasional Tbk dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Intanwijaya Internasional Tbk diperdagangkan di Rp645 (kapitalisasi pasar 133,94 M, volume 24 jam 13,9 rb), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp3.260 (kapitalisasi pasar 10,06 T, volume 24 jam 688,4 rb). Perbedaan utamanya: Abadi Lestari Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 75,1× kapitalisasi pasar Intanwijaya Internasional Tbk, dan Abadi Lestari Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (688,4 rb vs 13,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INCIRLCO
Kapitalisasi Pasar
133,94 M10,06 T
Volume
13,9 rb688,4 rb
Lot
1396,88 rb
Perputaran
8,97 jt2,25 M
Harga Rata-rata
6453.273,17
Nilai Transaksi
8,97 jt2,25 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
15

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INCI
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang Intanwijaya Internasional Tbk

PT Intanwijaya International Tbk (the Company) formerly named as PT Intan Wijaya Chemical Industry Tbk, was established in Jakarta based on the Notarial Deed No. 64 of Jony Frederik Berthold Tumbelaka Sinjal, S.H., dated November 14, 1981.The company's business field in in the Formaldehyde and Formaldehyde Resin Industries with the capacity of 96.000 metrics tons per annum in the form of liquid and 7.000 metric tons per annum in the form of powder and Hexamine 6.000 metric tons per annum.

Selengkapnya di halaman INCI

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO