Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Intanwijaya Internasional Tbk (INCI) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Intanwijaya Internasional TbkTrading
Maharaksa Biru Energi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Intanwijaya Internasional Tbk dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Intanwijaya Internasional Tbk diperdagangkan di Rp675 (kapitalisasi pasar 140,17 M, volume 24 jam 300), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp310 (kapitalisasi pasar 2,01 T, volume 24 jam 6,13 jt). Perbedaan utamanya: Maharaksa Biru Energi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 14,3× kapitalisasi pasar Intanwijaya Internasional Tbk, dan Maharaksa Biru Energi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (6,13 jt vs 300). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INCIOASA
Kapitalisasi Pasar
140,17 M2,01 T
Volume
3006,13 jt
Lot
361,35 rb
Perputaran
203 rb1,9 M
Harga Rata-rata
676,67309,45
Nilai Transaksi
203 rb1,9 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
316
Volume Ekuilibrium Indikatif
74,1 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INCI
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Intanwijaya Internasional Tbk

PT Intanwijaya International Tbk (the Company) formerly named as PT Intan Wijaya Chemical Industry Tbk, was established in Jakarta based on the Notarial Deed No. 64 of Jony Frederik Berthold Tumbelaka Sinjal, S.H., dated November 14, 1981.The company's business field in in the Formaldehyde and Formaldehyde Resin Industries with the capacity of 96.000 metrics tons per annum in the form of liquid and 7.000 metric tons per annum in the form of powder and Hexamine 6.000 metric tons per annum.

Selengkapnya di halaman INCI

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA