Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Intanwijaya Internasional Tbk (INCI) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Intanwijaya Internasional TbkTrading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Intanwijaya Internasional Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Intanwijaya Internasional Tbk diperdagangkan di Rp645 (kapitalisasi pasar 133,94 M, volume 24 jam 13,9 rb), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.030 (kapitalisasi pasar 23,69 T, volume 24 jam 13,03 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 176,9× kapitalisasi pasar Intanwijaya Internasional Tbk, dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (13,03 jt vs 13,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INCIJPFA
Kapitalisasi Pasar
133,94 M23,69 T
Volume
13,9 rb13,03 jt
Lot
139130,26 rb
Perputaran
8,97 jt26,31 M
Harga Rata-rata
6452.019,74
Nilai Transaksi
8,97 jt26,31 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.030
Volume Ekuilibrium Indikatif
8,34 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INCI
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Intanwijaya Internasional Tbk

PT Intanwijaya International Tbk (the Company) formerly named as PT Intan Wijaya Chemical Industry Tbk, was established in Jakarta based on the Notarial Deed No. 64 of Jony Frederik Berthold Tumbelaka Sinjal, S.H., dated November 14, 1981.The company's business field in in the Formaldehyde and Formaldehyde Resin Industries with the capacity of 96.000 metrics tons per annum in the form of liquid and 7.000 metric tons per annum in the form of powder and Hexamine 6.000 metric tons per annum.

Selengkapnya di halaman INCI

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA