Perbedaan Immutable dan LayerZero: Immutable diperdagangkan di Rp1.950 (kapitalisasi pasar Rp3,92T, volume 24 jam Rp126,47M), sedangkan LayerZero diperdagangkan di Rp14.324 (kapitalisasi pasar Rp5,18T, volume 24 jam Rp311,06M). Perbedaan utamanya: LayerZero lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Immutable 2B / 2B IMX (100%) dibanding 364M / 1B ZRO (37%) milik LayerZero. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Immutable selama 48 Hari dan LayerZero selama 13 Hari.
| IMX | ZRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,92T | Rp5,18T |
Volume (24h) | Rp126,47M | Rp311,06M |
Suplai yang Beredar | 2B / 2B IMX (100%) | 364M / 1B ZRO (37%) |
Typical Hold Time | 48 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Immutable X adalah solusi scaling layer-two pertama untuk NFT pada Ethereum. IMX adalah token utility native ERC-20 yang dapat digunakan untuk biaya layanan, staking, dan tata kelola. Sejumlah 20% dari biaya protokol harus dibayar dalam IMX, dan pengguna bisa staking IMX untuk menerima bagian dari biaya jaringan.
Selengkapnya di halaman IMX →LayerZero adalah protokol interoperabilitas blockchain yang menghubungkan berbagai blockchain untuk mendukung pengembangan aplikasi dan token omnichain. LayerZero menggunakan endpoint on-chain yang tidak dapat diubah dan Security Stack, memastikan pesan yang aman dan bebas sensor di berbagai jaringan blockchain.
Selengkapnya di halaman ZRO →