Perbedaan Immutable dan MyShell: Immutable diperdagangkan di Rp2.000 (kapitalisasi pasar Rp4,03T, volume 24 jam Rp173,08M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp353,61 (kapitalisasi pasar Rp144,73M, volume 24 jam Rp80,56M). Perbedaan utamanya: Immutable jauh lebih besar — sekitar 27,8× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai beredar Immutable 2B / 2B IMX (100%) dibanding 409,1M / 1B SHELL (41%) milik MyShell. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Immutable selama 48 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| IMX | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp4,03T | Rp144,73M |
Volume (24h) | Rp173,08M | Rp80,56M |
Suplai yang Beredar | 2B / 2B IMX (100%) | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 48 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Immutable X adalah solusi scaling layer-two pertama untuk NFT pada Ethereum. IMX adalah token utility native ERC-20 yang dapat digunakan untuk biaya layanan, staking, dan tata kelola. Sejumlah 20% dari biaya protokol harus dibayar dalam IMX, dan pengguna bisa staking IMX untuk menerima bagian dari biaya jaringan.
Selengkapnya di halaman IMX →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →