Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS) vs Paperocks Indonesia Tbk. (PPRI)

Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading
Paperocks Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indomobil Sukses Internasional Tbk. dan Paperocks Indonesia Tbk.: Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp835 (kapitalisasi pasar 3,28 T, volume 24 jam 63,9 rb), sedangkan Paperocks Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp150 (kapitalisasi pasar 161,25 M, volume 24 jam 1,24 jt). Perbedaan utamanya: Indomobil Sukses Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 20,3× kapitalisasi pasar Paperocks Indonesia Tbk., dan Paperocks Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,24 jt vs 63,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IMASPPRI
Kapitalisasi Pasar
3,28 T161,25 M
Volume
63,9 rb1,24 jt
Lot
63912,37 rb
Perputaran
53,08 jt186,01 jt
Harga Rata-rata
830,74150,36
Nilai Transaksi
53,08 jt186,01 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
825150
Volume Ekuilibrium Indikatif
232

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IMAS
Lihat detail
PPRI
Lihat detail

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS

Tentang Paperocks Indonesia Tbk.

PT Paperocks Indonesia Tbk (the Company) was established on February 14, 2011 based on Notarial Deed No.65 of Buntario Tigris, S.H.,M.H., notary in Central Jakarta. The Company started its commercial operations in May 2011.

Selengkapnya di halaman PPRI