Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI) vs Mizuho Leasing Indonesia Tbk. (VRNA)

Sumi Indo Kabel Tbk.Trading
Mizuho Leasing Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sumi Indo Kabel Tbk. dan Mizuho Leasing Indonesia Tbk.: Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp590 (kapitalisasi pasar 691,56 M, volume 24 jam 113,8 rb), sedangkan Mizuho Leasing Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp75 (kapitalisasi pasar 426,55 M, volume 24 jam 653,2 rb). Perbedaan utamanya: Sumi Indo Kabel Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Mizuho Leasing Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (653,2 rb vs 113,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IKBIVRNA
Kapitalisasi Pasar
691,56 M426,55 M
Volume
113,8 rb653,2 rb
Lot
1,14 rb6,53 rb
Perputaran
66,23 jt48,99 jt
Harga Rata-rata
581,9875
Nilai Transaksi
66,23 jt48,99 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
565
Volume Ekuilibrium Indikatif
300

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IKBI
Lihat detail
VRNA
Lihat detail

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI

Tentang Mizuho Leasing Indonesia Tbk.

PT Verena Oto Finance (the Company) was established under its original name of PT Maxima Perdana Finance base on notarial deed No.43 of Mrs Sri Nanning, S.H, dated on Jul 21, 1993. The Companys articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 32 of Fathiah Helmi, S.H., dated Mar 26, 2007, concerning among others, the change in the Companys name, increase authorized, change in par value, and increase paid-up capital.

Selengkapnya di halaman VRNA