Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI) vs Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR)

Sumi Indo Kabel Tbk.Trading
Sarana Menara Nusantara Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sumi Indo Kabel Tbk. dan Sarana Menara Nusantara Tbk.: Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp590 (kapitalisasi pasar 691,56 M, volume 24 jam 113,8 rb), sedangkan Sarana Menara Nusantara Tbk. diperdagangkan di Rp382 (kapitalisasi pasar 22,34 T, volume 24 jam 33,93 jt). Perbedaan utamanya: Sarana Menara Nusantara Tbk. jauh lebih besar — sekitar 32,3× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Sarana Menara Nusantara Tbk. lebih aktif diperdagangkan (33,93 jt vs 113,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IKBITOWR
Kapitalisasi Pasar
691,56 M22,34 T
Volume
113,8 rb33,93 jt
Lot
1,14 rb339,32 rb
Perputaran
66,23 jt12,9 M
Harga Rata-rata
581,98380,29
Nilai Transaksi
66,23 jt12,9 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
565376
Volume Ekuilibrium Indikatif
30043,99 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IKBI
Lihat detail
TOWR
Lihat detail

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI

Tentang Sarana Menara Nusantara Tbk.

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (the company) was established based on Deed of Establishment (Article of Association) No.31 dated June 2, 2008 drawn up in the presence of Dr. Irawan Soerodjo, S.H., MSi., Notary in Jakarta.The Company's articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 71 of Irawan Soerodjo, S.H., dated Nov 18, 2009, concerning among others, the change in par value, and public offering

Selengkapnya di halaman TOWR