Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI) vs Charlie Hospital Semarang Tbk. (RSCH)

Sumi Indo Kabel Tbk.Trading
Charlie Hospital Semarang Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sumi Indo Kabel Tbk. dan Charlie Hospital Semarang Tbk.: Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp565 (kapitalisasi pasar 679,32 M, volume 24 jam 83,5 rb), sedangkan Charlie Hospital Semarang Tbk. diperdagangkan di Rp256 (kapitalisasi pasar 715,5 M, volume 24 jam 30,64 jt). Perbedaan utamanya: Sumi Indo Kabel Tbk. dan Charlie Hospital Semarang Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Charlie Hospital Semarang Tbk. lebih aktif diperdagangkan (30,64 jt vs 83,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IKBIRSCH
Kapitalisasi Pasar
679,32 M715,5 M
Volume
83,5 rb30,64 jt
Lot
835306,41 rb
Perputaran
47,29 jt7,98 M
Harga Rata-rata
566,29260,34
Nilai Transaksi
47,29 jt7,98 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
560256
Volume Ekuilibrium Indikatif
1512

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IKBI
Lihat detail
RSCH
Lihat detail

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI

Tentang Charlie Hospital Semarang Tbk.

PT Charlie Hospital Semarang, Tbk (the "Company") was established based on Deed No. 35 dated 11 February 2019, which was made before Notary Nur Hadi, SH, MKn, notary in Kendal Regency and has been approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based on Decree No. AHU-0008598.AH.01.01. Year 2019 February 11, 2019. The company started its commercial operations on September 23, 2019.

Selengkapnya di halaman RSCH