Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

Sumi Indo Kabel Tbk.Trading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sumi Indo Kabel Tbk. dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp565 (kapitalisasi pasar 679,32 M, volume 24 jam 83,5 rb), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp3.260 (kapitalisasi pasar 10,06 T, volume 24 jam 688,4 rb). Perbedaan utamanya: Abadi Lestari Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 14,8× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Abadi Lestari Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (688,4 rb vs 83,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IKBIRLCO
Kapitalisasi Pasar
679,32 M10,06 T
Volume
83,5 rb688,4 rb
Lot
8356,88 rb
Perputaran
47,29 jt2,25 M
Harga Rata-rata
566,293.273,17
Nilai Transaksi
47,29 jt2,25 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
5603.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
115

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IKBI
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO