Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI) vs IMC Pelita Logistik Tbk. (PSSI)

Sumi Indo Kabel Tbk.Trading
IMC Pelita Logistik Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sumi Indo Kabel Tbk. dan IMC Pelita Logistik Tbk.: Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp585 (kapitalisasi pasar 691,56 M, volume 24 jam 114 rb), sedangkan IMC Pelita Logistik Tbk. diperdagangkan di Rp320 (kapitalisasi pasar 1,71 T, volume 24 jam 31,9 rb). Perbedaan utamanya: IMC Pelita Logistik Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Sumi Indo Kabel Tbk. lebih aktif diperdagangkan (114 rb vs 31,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IKBIPSSI
Kapitalisasi Pasar
691,56 M1,71 T
Volume
114 rb31,9 rb
Lot
1,14 rb319
Perputaran
66,35 jt10,17 jt
Harga Rata-rata
581,98318,95
Nilai Transaksi
66,35 jt10,17 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
565316
Volume Ekuilibrium Indikatif
300600

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IKBI
Lihat detail
PSSI
Lihat detail

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI

Tentang IMC Pelita Logistik Tbk.

PT Pelita Samudera Shipping (the Company) was established based on Notarial Deed No. 20 of Sutjipto, S.H., a notary in Jakarta, dated 10 January 2007, which was amended by Notarial Deed No.127 of Sutjipto, S.H. dated 16 April 2007. The Company obtained an approval to become a Foreign Capital Investment Company (“PMA”) from the Indonesian Investment Coordinating Board (“BKPM”)under decision letter No. 213/V/PMA/2009 dated 21 October 2009.

Selengkapnya di halaman PSSI