Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Sumi Indo Kabel Tbk.Trading
Maharaksa Biru Energi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sumi Indo Kabel Tbk. dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp565 (kapitalisasi pasar 679,32 M, volume 24 jam 83,5 rb), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp318 (kapitalisasi pasar 2,08 T, volume 24 jam 47,23 jt). Perbedaan utamanya: Maharaksa Biru Energi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Maharaksa Biru Energi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (47,23 jt vs 83,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IKBIOASA
Kapitalisasi Pasar
679,32 M2,08 T
Volume
83,5 rb47,23 jt
Lot
835472,27 rb
Perputaran
47,29 jt15,14 M
Harga Rata-rata
566,29320,52
Nilai Transaksi
47,29 jt15,14 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
560318
Volume Ekuilibrium Indikatif
16,52 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IKBI
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA