Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Sumi Indo Kabel Tbk.Trading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sumi Indo Kabel Tbk. dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp565 (kapitalisasi pasar 709,92 M, volume 24 jam 1,45 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.260 (kapitalisasi pasar 26,5 T, volume 24 jam 1,81 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 37,3× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,81 jt vs 1,45 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IKBIJPFA
Kapitalisasi Pasar
709,92 M26,5 T
Volume
1,45 jt1,81 jt
Lot
14,5 rb18,1 rb
Perputaran
834,53 jt4,08 M
Harga Rata-rata
575,532.252,46
Nilai Transaksi
834,53 jt4,08 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
5802.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
12,2 rb41,1 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IKBI
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA