Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI) vs Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC)

Sumi Indo Kabel Tbk.Trading
Indonesian Tobacco Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sumi Indo Kabel Tbk. dan Indonesian Tobacco Tbk.: Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp565 (kapitalisasi pasar 679,32 M, volume 24 jam 83,5 rb), sedangkan Indonesian Tobacco Tbk. diperdagangkan di Rp200 (kapitalisasi pasar 188,14 M, volume 24 jam 166,6 rb). Perbedaan utamanya: Sumi Indo Kabel Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Indonesian Tobacco Tbk., dan Indonesian Tobacco Tbk. lebih aktif diperdagangkan (166,6 rb vs 83,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IKBIITIC
Kapitalisasi Pasar
679,32 M188,14 M
Volume
83,5 rb166,6 rb
Lot
8351,67 rb
Perputaran
47,29 jt33,31 jt
Harga Rata-rata
566,29199,93
Nilai Transaksi
47,29 jt33,31 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
560200
Volume Ekuilibrium Indikatif
11

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IKBI
Lihat detail
ITIC
Lihat detail

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI

Tentang Indonesian Tobacco Tbk.

PT Indonesian Tobacco Tbk (the Company) was established in Notarial Deed No. 25 dated May 16, 1955 of Public Notary H. Chusen Bisri, S.H. under the name of N.V. Indonesian Tobacco & Industrial Company approved by the Minister of Justice of the deed of Establishment Republic of Indonesia in Decision Letter No. J.A.5/61/3 dated June 16, 1955 and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No. 478 dated June 22, 1956, Supplement No. 50.

Selengkapnya di halaman ITIC