Perbedaan Sumi Indo Kabel Tbk. dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk: Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp565 (kapitalisasi pasar 679,32 M, volume 24 jam 83,5 rb), sedangkan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.245 (kapitalisasi pasar 2,22 T, volume 24 jam 909,7 rb). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk lebih aktif diperdagangkan (909,7 rb vs 83,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| IKBI | IPCC | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 679,32 M | 2,22 T |
Volume | 83,5 rb | 909,7 rb |
Lot | 835 | 9,1 rb |
Perputaran | 47,29 jt | 1,12 M |
Harga Rata-rata | 566,29 | 1.232,55 |
Nilai Transaksi | 47,29 jt | 1,12 M |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 560 | 1.245 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 1 | 86 |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.
Selengkapnya di halaman IKBI →PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.
Selengkapnya di halaman IPCC →