Perbedaan IKA dan HumidiFi: IKA diperdagangkan di Rp46,9 (kapitalisasi pasar Rp139,74M, volume 24 jam Rp4,9M), sedangkan HumidiFi diperdagangkan di Rp1.235 (kapitalisasi pasar Rp211,33M, volume 24 jam Rp53,72M). Perbedaan utamanya: HumidiFi lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai HumidiFi dibatasi (170,7M / 1B WET (18%)), sedangkan IKA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IKA selama 3 Hari dan HumidiFi selama 7 Hari.
| IKA | WET | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp139,74M | Rp211,33M |
Volume (24h) | Rp4,9M | Rp53,72M |
Suplai yang Beredar | 3B IKA | 170,7M / 1B WET (18%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ika adalah jaringan terdesentralisasi yang menghadirkan interoperabilitas lintas-chain secara aman melalui cryptography canggih. Platform ini memungkinkan smart contract mengelola aset di berbagai blockchain tanpa menggunakan bridge atau wrapped token. Dengan teknologi 2PC-MPC, Ika menyediakan kontrol aset berbasis zero-trust di jaringan seperti Bitcoin dan Ethereum. Primitive dWallet menghadirkan mekanisme tanda tangan terprogram yang menjamin persetujuan pengguna, serta dibangun di atas Sui untuk transaksi cepat dan skalabilitas tinggi.
Selengkapnya di halaman IKA →HumidiFi adalah DEX terbesar di Solana berdasarkan volume, memproses lebih dari $1 miliar per hari dan mencatat sekitar 35% aktivitas spot di jaringan. Sebagai “prop AMM”, platform ini menggabungkan eksekusi on-chain dengan logika market-making institusional untuk menghadirkan spread lebih ketat, likuiditas lebih dalam, dan eksekusi lebih optimal dibandingkan DEX atau CEX pada umumnya.
Selengkapnya di halaman WET →